GENIA FESTIVAL : ” COMMUNICATON SKILL “

Opini saya tentang seminar stagium generale pada tanggal 4 April 2009 adalah sangat menarik sekaliuntuk diikuti. Bagi teman-teman yagn tidak mengikuti seminar ini sangat disayangkan. Karena dalam seminar kali ini kita diberi wawasan tentang skill dalam berkomunikasi. Kenapa dalam berkomunikasi saja mesti ada tata cara atau skill? Karena tidak mudah bagi semua orang untuk berkomunikasi dengan baik setidakknya minimal orangnya yang kita ajak bicara mengerti apa yagn kita bicarakan. Seminar ini dibawakan oleh bapak Dr. H. M. SOLATUN IBNU MUHAMMAD DJAMIL. Seorang pakar dari negeri Malaysia.

Sebelumnya kita harus tahu apa itu komunikasi. Komunikasi adalah transfer informasi beserta pemahamannya dari satu pihak ke pihak lain, melalui alat-alat berupa simbol-simbol yang penuh arti. Selain itu Komunikasi dapat kita gunakan sebagai dasar penilaian pengetahuan seseorang, menyampaikan ketertarikan dan kompetensi serta mengenali celah dalam pengetahuan sendiri. Selain itu komunikasi membutuhkan timbal balik dari lawan komunikasi. Serta sebuah komunikasi adalah bagian dari sebuah kultur atau budaya pada masyarakat.

Dalam seminar kali ini, kita diberi paparan dan contoh mengenai kegagalan dalam berkomunikasi mempengaruhi karir seseorang atau kehidupan seseorang. Seperti mantan presiden Gus Dur, dimana saat dia menjabat sebagai presiden ia kerap kali berbicara atau menyampaikan pendapatnya kepada DPr dengan gaya kekanak-kanakan atau bisa dibilang gaya taman kanak-kanak. Akibatnya Anddota DPR tidak pernah memperhatikan aspirasi dari sang presiden dan DPR pun gerah, kemudian ‘mencopot’ jabatan presiden yang ia sandang. Kedua seorang pengusaha yang di fitnah oleh koran Washington Post, kemudian ia bunuh diri walaupun fitnahan tersebut tidak benar adanya. Ketiga adalah tragedi dimana bom Hiroshima dan Nagasi adalah akibat dari salahnya penterjemahan bahasa.

Nah selain dari pada itu, dalam berkomunikasi juga sangat penting akan adanya empati. Karena ketika kita berkomunikasi kita tidak hanya berhubungan dengan diri kita sendiri melainkan dengan orang lain. Ketika kita berhubungan dengan orang lain, ada baiknya kita juga memperhatikan keadaan orang yang kita ajak bicara. Kita tidak boleh semen-mena memaksa orang yang kita ajak bicara untuk mendengarkan kita, ketika lawan kita sudah merasa capek ataupun lelah. Kemudian, pada saat bicara, tidak seharusnya kita terus menuerus berbicara melainkan memberi kesempatan kepada lawan kita untuk mengeluarkan pendapatnya atau sesuatu yang ingin lawan kita bicarakan.

Aspek dalam komunikasi :
1. Mendengarkan : memberikan perhatian penuh terhadap keseluruhan isi komunikasi verbal seseorang, tanpa memikirkan apa yang kita katakan nantinya, apa yang kita butuhkan saat itu dan sebagainya.
2. Menghindari distraksi: kurangi kebisingan, jangan memikirkan apa yang akan dikatakan, jangan memikirkan hal-hal lain
3. Memberikan perhatian melalui: bahasa tubuh (gerakan badan, ekspresi/raut muka, postur, nada bicara), kontak pandangan mata, anggukan kepala
4. Mendengar secara aktif , dapat dilakukan dengan jalan: tidak menginterupsi, memusatkan perhatian, mengungkapkan kembali dengan kalimat lain, menyimpulkan atau menyingkat inti ucapan, mengajukan pertanyaan terbuka, memperhatikan bahasa non verbal yang digunakan

Komunikasi yang baik, adalah
* Kongruen antara yang kita pikirkan, ucapkan dengan yang kita lakukan
* Keinginan untuk mendengarkan
* Tingkat keterbukaan
* Respek terhadap orang lain
Ya keempat itu adalah syarat minimal yang harus kita penuhi jika komunikasi kita ini ingin dikatakan baik.

Akhir kata, sebuah komunikasi adalah sangat urgent di dunia yang sudah sangat maju seperti sekarang. Ketika ada sedikit saja miss comunication, dapaknya akan sangat membahayakan untuk diri kita maupun orang lain. Maka dari itu marilah kita terus berlajar, belajr dan belajar untuk cara berkomunikasi yang baik.

Iklan

~ oleh Kusuma Eka Saputra pada November 15, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: